Jalan Jalan Ke Kawah Ijen melihat Blue Fire dan Taman Nasional Baluran Part 1

Kali share trip ke Kawah Ijen untuk melihat api biru atau lebih di kenal blue fire / blue flame dan ke Taman Nasional Baluran.

Trip ini saya bersama keluarga lakukan saat libur lebaran tahun 2016. setelah berbekal “browsing” di internet akhir nya kita memutuskan ke kawah ijen tanpa menggunakan jasa tour, trip ini sangat berkesan bagi kami, karena banyak hal hal di luar rutinitas sehari hari, mulai tidak ada wifi, listrik yang sangat sangat terbatas, tidak ada signal Data Seluler, dengan tidak ada nya hal hal tersebut aktifitas lebih banyak di lakukan bersama keluarga dan menikmati alam.

bicara soal Kawah ijen, lokasi nya berada dua kota Bondowoso dan Banyuwangi, Kawah Ijen terletak di ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut, Kawahnya sendiri memiliki kadar asam yang sangat tinggi, Jadi jangan coba-coba untuk berenang di sini jika tidak ingin badan Anda meleleh. pemandangan di kawah ijen sangat bagus, selain itu ada fenomena alam Api Biru atau Blue Fire, fenomena ini hanya ada 2 di dunia, di Kawah Ijen dan Islandia, jadi kalo kamu sudah tinggal di Indonesia dan belum melihat fenomena alam yang super langka ini, di jamin akan menyesal ๐Ÿ™‚

Rute Perjalanan.
Untuk ke kawah Ijen ini saya berangkat dari Surabaya, menggunakan kendaraan pribadi
jam 00:00 Berangkat dari Surabaya berbekal peta “waze” dengan destinasi “Paltuding” karena kami semua belum pernah ada yang ke Kawah ijen,ย selama perjalan tidak ada kendala yang berarti, saat signal GSM hilang, waze masih bisa lock dengan Signal GPS yang sudah di set saat dari surabaya, rute dan jalan yang di lalui sudah sangat baik.
jam 05:00 pagi Sampai di Bodowoso, istirahat dan sarapan +/- 1 jam di salah satu restoran.
06:00 Melanjutan penjalanan ke Paltuding, jalan dari bondowoso sampai ke paltuding sangat nyaman jalanan sudah sangat bagus dan memadai,
09:00 akhir nya kami sampai di Paltuding, ini adalah pos start pendakian menuju kawah ijen. dari bondowoso saya melewati 2 pos penjagaan untuk meminta ijin masuk, tidak ada tarif nya, cuma sumbangan sukarela saja.

DSC04537
Jalur dari Bondowoso menuju Pos Paltuding sangat asri.

DSC04736 (2)Pos Paltuding.

Aktivitas di Pos Paltuding
setelah sampai di Paltuding ini kita bisa explore alam sekitar ada beberapa obyek menarik, ada air terjun dan pemandangan yang indah, tetapi kami memilih menyewa tenda dan ber istirahat, agar siap melakukan pendakian pada dini hari nanti, karena lumayan juga setir kendaraan pribadi dari surabaya total 9 jam dalam perjalanan.
opsi lain nya kita bisa menginap di daerah bondowoso dan baru menuju paltuding pada malam hari.

di Patuding ini ada warung warung yang menjual dan menyewakan peralatan pendakian, seperti masker, tenda, senter dll, dan mereka juga berjualan makanan dan minuman.

di sini juga tidak ada singal GSM maupun data, dan juga listrik hanya tersedia mulai jam 18:00 sampai jam 6:00 pagi. jangn sampai keluapaan buat charge camera. semakin malam udara semakin dingin, pada saat kami datang suhu udara berkisar 5 drajad celcius. kami membakar api ungun untuk melawan hawa dingin yang menusuk tulang.

DSC04550
Sewa Tenda untuk istirahat

DSC04752 (2)
Buat api unggun untuk usir dingin

IMG_20160708_195531Pemandangan langit penuh bintang, yang sangat jarang bisa di lihat dari kota

Menuju Kawah Ijen
Setelah istirahat cukup kita set alarm pukul 00:00 untuk persiapan. trecking, kami tidak mebawa beban berat, hanya membawa perlengkapan kamera, dan 1 botol air minum. untuk treking ini kami sewa seorang guide untuk membantu memberi informasi selama perjalanan dan membantu saat menuju lokasi bule fire. karena di lokasi blue fire cukup berbahaya, jadi lebih baik kami menyewa seorang guide untuk memberi informasi.
Tepat jam 01:00 dini hari guide yang kami sewa sudah datang dan kami pun langsung memulai tracking.

kami mengajak ibu dalam pendakian ini, baru berjalan 200 meter ternyata tidak kuat, untung nya guide kami menginfokan ada jasa troly para penambang, bisa nya mereka naik ke kawah untuk menambang menggunakan troly, saat naik troly kosong dan di sini bisa di sewa untuk membantu ibu ke puncak kawah, ibu tinggal duduk manis di atas troly dan para pekerja tambang meranik nya naik ke puncak kawah ijen.

setelah itu kami melanjutan pendakian, kami bukan anggota pencinta alam yang sudah sering naik turun gunung, dan rute ini lumayan berat juga, jarak yang hanya 3 km kami tempuh hampir 3.5 jam , kami sampai puncak kurang lebih jam 4.30
kami berhenti sejenak setiap 20 langkah ๐Ÿ™‚ dan ini sangat effektif, jangan di push dan berhenti saat sudah kelelahan. minum air secukup nya, pada 2 kilo meter pertama ini, lumayan berat. untung nya pada kilo meter ke 2 ada pos istirahat yang menjual makanan dan minuman, pos ini sebenar nya adalah pos timbang untuk para penambang belerang.
dari pos timbang ini, perjalanan lebih mudah karena jalan nya sudah laindai dan tidak banyak tanjakan.

tepat pukul 4.30 kami sampai di kawah ijen. Semua rasa capek dan lelah, semua nya itu akan terbayarkan dengan fenomena Blue Fire yang menakjubkan. dan pagi hari nya pemandangan di kawah ijen sangat sangat indah. kawah yang berwarna hijau kebiruan sungguh menakjupkan, rasa lelah langsung sirna. dan kami pun sibuk pose ๐Ÿ™‚ tepat jam 7:00 angin bertiup sangat kencang, bau belerang sangat menyengat, dan kami di sarankan segera turun ke pos paltuding.
pada saat turun, pemandangan alam nya juga sangat menawan.

DSC04628Fenomena Api Biru dari jarak dekat, turun sekitar 700meter dari bibir kawah ijen

DSC04875 (2)
Pemandangan di bibir kawah Ijen.

DSC04724
Pemadangan yang luar biasa.
DSC04733Jalan di pinggir jurang saat turun.
DSC04752Membawa sebuah tongkat kayu akan sangat membantu saat naik dan turun selama pendakian.
DSC04734Banyak pemandangan Indah yang kita jumpai saat turun dari Kawah Ijen.

 

Check list
1. Smart Phone yang sudah ter install Waze, di sarankan set akurasi GPS paling tinggi, karena mendekati pos paltuding tidak ada singal operator.
2. Senter
3. Jaket yang tebal
4. sarung Tangan
5. krepus / penutup kepala & telinga
6. alas kaki yang nyaman.
jangan menggunakan celana jeans saat pendakian, karena udara dingin jeans cenderung meyerap air dan daya kapiler nya tinggi, jadi tidak nyaman untuk di gunakan saat trecking.
7. Tentunya Kamera dan tripod / tongsis jangan ketinggalan
8. Power Bank yang banyak.

tenyata panjang juga neh, jadi saya buat 2 bagian , untuk Taman Nasional Baluran nya akan saya posting di part 2.

Ditulis oleh

Ngeblog untuk ninggalin jejak ...

Satu respons untuk โ€œJalan Jalan Ke Kawah Ijen melihat Blue Fire dan Taman Nasional Baluran Part 1โ€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.