Menyusun itinerary dan Tips Jalan-Jalan ala backpacker ke negeri Sakura ( Jepang )

Waktu awal terlintas untuk Jalan Jalan ke Jepang, yang ada di benak saya adalah, Tiket dan akomodasi yang mahal, Bahasa dan komunikasi nya susah, proses pembuatan visa nya rumit, kapan waktu yang pas? butuh berapa lama waktu nya, kapan ajukan cuti. dan banyak lagi yang kalo di pikir pikir akan membuat saya mebatalkan niat untuk backpacker ke Jepang.
Tetapi ingin melihat Bunga Sakura mekar di kota kota Jepang, bermain main dengan salju, akhir nya membulatkan tekad untuk nekat, kalo ga nekat ga berangkat. akhir nya di pertengahan tahun 2016 lalu saya membeli tiket untuk ke jepang. untuk keberangkatan April 2017, yang telintas waktu itu pokok nya beli tiket dulu, untuk lain lain hal akan di tentukan kemudian πŸ˜€

sikap Nekat tersebut tidak saya sesali, dan saya sangat menikmati perjalanan ini, dan kali ini saya mau sedikit berbagi Itinerary dan tips selama pejalanan saya di bulan April 2017 ini. dan juga buat pengingat buat saya pribadi untuk perjalan berikut nya πŸ™‚ , kata kunci “Ga nekat ga berangkat bro / sis” πŸ˜€

Sekilas tentang Jepang
Di Jepang terdapat empat musim yaitu Musim Semi ( Maret – Mei ), Panas ( Juni – Agustus ), Gugur ( September – November ) dan Dingin ( Desember – Februari ). Setiap musim di Jepang mempunya keunikan masing-masing, pejalanan saya saat ini masuk ke musim semi.

Berikut ini yang pelu di persiapkan:

  1. Pastikan passport masih valid dan minimal masa berlaku lebih dari 6 bulan saat jadwal keberangkatan, jangan sampai semua nya berantakan karena passport sudah expired.
  2. Setelah passport aman, saat nya hunting tiket murah. bisa cek di web maskapai yang bersangkutan, atau menggunakan situs online penjual tiket, atau mendatangi Travel Fair di kota kamu. inti nya kalo mau mendapat tiket yang murah rajin rajin cek dan compare πŸ™‚
  3. Apply VISA, meskipun di jepang bebas VISA untuk pengguna e-Passport, tetapi tetap ada aturan dan tata cara nya, Dari situs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, tertera tata cara dan prosedur untuk mendapatkan bebas visa. yang berhak mendapatkan bebas visa hanya pemilik e-passport dengan logo chip di bagian sampul depan sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization). dan harus melakukan registrasi e-passport di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Besar Jepang/ Konsulat Jenderal Jepang/ Kantor Konsulat Jepang) di Indonesia sebelum keberangkatan. awal nya saya mikir ini pasti rumit, ternyata tidak, untuk mengajukan bebas visa ke jepang sangat sangat mudah, saya kan bagi tips nya di tulisan yang lain LINK CARA MENGURUS BEBAS VISA JEPANG (di update ASAP)

  4. Saat semua sudah siap saat nya menyusun itinerary, berikut ini jadwal perjalanan saya (Detail per kota akan saya update terpisah) : Download detail Itinerary Japan 2017 – Fanyanto Exel File
  5. Setelah saya membuat itinerary, saat nya mempersiapkan apa yang perlu di beli sebelum tiba di Jepang, dan menentukan moda transportasi apa yang cocok.
    • Modem wifi, saya menyewa dari indonesia untuk memudahkan saja jadi tidak ribet waktu kedatangan di KIX, bisa langsung online saya menggunakan wi2fly sebagai alternatif ada juga HIS yang menyewakan. Harga Rp 70.000/Hari.

      DSC_9872-01.jpeg
      Modem Wifi Wi2Fly
    • Prepaid sim card Jepang buat backup. ini jika ada kendala di wifi portable masih ada backup nya, khusus nya buat membaca peta dan melihat jadwal transportasi real time. Rp 280.000 waktu pameran.

      DSC_9874-02
      SimCard Softbank untuk di Jepang
    • Mencari Penginapan, saya menggunakan Booking.com dan agoda.com jauh jauh hari, dan saya booking tidak hanya satu tetapi beberapa tempat di kota yang sama, karena di booking.com tidak langsung bayar saat melakukan booking, tetapi bayar nya waktu hari H saat di lokasi, dan ada klausul free cancelation nya bisa sampai H-1, jadi aman saja saat awal awal pilih, kalo ada yang lebih pas, tinggal cancle booking sebelum nya. Selama Perjalanan kali ini saya meminimalisir pergantian hotel yang terlalu sering, karenga akan sangat merepotkan dan membuang waktu untuk chek in dan chek out, karena pasti nya ada waktu nya untuk check in dan chek out, untuk itu saya agendakan hanya pindah 3x selama perjalanan ini.Kyoto : Kamo River Kiyomizugojo – Guest House In Kyoto sangat nyaman bersih, dan dekat subway dan Bus Stop. saat bawa luggage tinggal naik taxi dan harga nya masih terjangkau Β₯790 (sebagai ref kalo naik Bus / Kereta Β₯230/ orang) dari pada membawa Luggage naik Turun tangga, dan saya pasti nya akan mengulangi untuk book lagi di sini saat ke Kyoto untuk trip berikut nya. – Recomended πŸ˜€
      86082107
      Kamo River Kiyomizugojo – Kyoto

      Fuji-Q Highland : HOTEL MYSTAYS Fuji , Hotel paling mahal per malam nya, saat perjalan saya kali ini, tetapi saya tertarik view dari Jendela yang langsung menghadap Gunung Fuji dengan foreground Fuji-Q Highland, tetapi saya tidak akan mengulangi lagi saat ke Kawaguchiko, karena ada kejadian yang kurang nyaman, saat kita booking di booking.com kita sudah pilih room yang gambar nya memiliki jendela ke arah gunung Fuji, tetapi saat sampai di sana, saya hanya mendapat room di ground floor, dan harus bayar extra untuk mendapat kamar yang saya mau, dan ini tidak tertulis dan clear di booking.com, saya juga sudah komplain hotel dan review di booking.com semoga kedepan nya ada perubahan, tetapi secara lokasi dan view nya muantap Abissss πŸ™‚

      85951729
      MYSTAYS Hotel – Fuji

      Tokyo : APA Hotel Kanda-Eki Higashi , Untuk di Tokyo saya pilih di daerah pusat dekat dengan Tokyo Station, karena saya masih akan menggunakan JRPass ke luar kota dan mengejar Kereta Shinkansen pertama di pagi hari, lokasi nya nyaman, bersih, 2 menit dari Tokyo Sta, dengan kereta stop di Kanda Sta butuh waktu 5 menit untuk sampai hotel dan jalan nya lurus tidak belok belok, kalo bawa luggage berat / kejar Shinkansen untuk keberangkatan jam pertama, selain itu jika terpaksa bisa naik taxi langsung ke Tokyo Sta atau sebalik nya biaya Β₯700. (Sebagai Referensi kalo bayar naik kereta Β₯133/ orang), jika ke tokyo kemungkinan saya akan mengulangi lagi untuk tinggal di sini.

      41920257
      APA Hotel Kanda – Tokyo

      Untuk menghemat tempat penginapan sebener nya kita bisa pilih dormitory, jika tidak ada masalah dengan sharing room, sharing bathroom, tinggal di dormitory akan sangat menghemat, cuma dalam kasus saya istri tidak berani menginap di dormitory yang terpisah untuk male / female nya, cari yang mix dormitory lokasi nya kurang pas πŸ™‚

    • Untuk Hari keDua sampai keTiga saat tiba di Kansai dan meuju Kyoto, saya menggunakan Kartu ICOCA + HARUKA, di Kansai di jual Paket Kartu ICOCA + Haruka dari Kansai mejuju Kyoto, untuk tiket Haruka yang di dalam paket nya ada beberapa pilihan tujuan, KIX – OSAKA, Kyoto, Kobe dan Nara, sementara Kartu ICOCA ini bisa di pakai untuk beli kebutuhan sehari hari di mini market, atau naik transportasi yang tidak tercover dari tiket pass yang kita punya, dan ICOCA ini bisa di gunakan sampai ke Tokyo, dan di pakai untuk naik Subway, di tokyo ada beberapa lokasi yang lebih nyaman saat kita naik Subway dari pada Jaringan JRPass, harga icoca Β₯2000 (Β₯1500 Credit + Β₯500 deposit) Tiket HARUKA KIX – Kyoto Β₯1600.
    •  Selama di Kyoto saya menggunakan Kyoto Bus One Day Pass ( 2 hari ), di Kyoto lebih effective menggunakan Kyoto Bus One Day Pass, karena sudah mencover semua destinasi di Kyoto dari pada naik Subway. Tiket ini di jual per hari, jadi kalo utuk 2 hari atau lebih tinggal beli 2 tiket, tiket berlaku dan baru aktif saat pertama kali di pakai. beli nya di depan Stasiun Kyoto. ( Central Exit ), harga per tiket Β₯500/day.
    • saya memutuskan menggunakan JR-Pass 7 Hari untuk hari ke4 sampai ke10, demi untuk menghemat waktu dan mempermudah transportasi antar kota sesuai dengan jadwal saya. Harga JRPass 7 hari Rp2.850.000 ~ Rp 3.300.000 tergantung promo dan Agen.

      DSC_9873-02
      JR Pass
    • Trem Tiket ke Arashiyama, sebenar nya ke Arashiyama sudah di cover dengan Kyoto Bus One Day Pass, tetapi tetapi untuk merasakan sensai yang berbeda saya memutuskan naik Trem, Trem ini berjalan di perkampungan kyoto dan di jalan jalan protokol, memberi sensasi yang bebeda dan mecoba pengalaman menjadi warga lokal, ( Bayar nya pakai ICOCA )
    • Kawaguchiko Sightseeing Bus Tiket, ada 3 Rute, Red, Green, dan Blue yang bisa di pilih.
      • Harga Paket semua rute ( All Lines Red, Green dan Blue) Β₯1500
      • Harga Paket Rute Red + Green lines Β₯1300
      • ini harga paket untuk 2 hari, tidak terbatas untuk naik turun bus selama di Kawaguchiko meliputi 127 POI / Stops
    • Tateyama Kurobe Aplhine route tiket, Tiket Terusan Meliputi: Tateyama Cable Car, Tateyama Highland Bus, Tateyama Tunnel Trolley Bus, Tateyama Ropeway, Kurobe Cable Car dan Kaden Tunnel Trolley Bus. , harga tiket Β₯9450.
    • Disneyland Tiket, bisa di beli di agen agen Travel di Indonesia waktu di Disneyland tinggal masuk ga perlu antri beli tiket lagi. kalo ke disneyland bawa tikar / alas plastik yang mudah di lipat, untuk meilhat parade / karnaval, biasa nya 1 jam sebelum karnaval di mulai, semua nya pada duduk di jalan ber alaskan tikar / plastik sepanjang rute yang di lalui, dan dalam sehari bisa ada beberapa kali parade.
    • Urusan akomodasi sudah tuntas, jangan lupa gadget untuk dokumentasi, kalo ketinggalan sayang ga bisa maximal narsis nya πŸ™‚
      • Kamera Pocket / DSLR / Mirrorless
      • Tripod, Filter, Flash, battery backup dan accessories nya
      • Action cam
      • Power Bank
    • Adroid App yang berguna saat di jepang
  6. Tips selama di Jepang
    • Orang Jepang sangat ramah. mereka akan membantu saat kamu tersesat Walaupun mereka baik dan bisa memahami, tentu ada beberapa hal yang kadang membuat mereka terusik.
    • bersikap Sopan : selalu bilang “Sumimasen” (permisi) dan “Arigatou Gozaimazu” Terimakasih banyak
    • Jangan buang sampah sembarangan, Jepang sangat ketat soal kebersihan. akan sulit dan jarang di temui tempat sampah di jalanan kota, kadang kita harus bawa sampah kita sampai balik ke Hotel πŸ™‚
    • received_10213257665219028 1.jpeg
      Tempat sampah di jepang di bedakan sesuai kategori sampah nya, kalo salah dan ketahuan pasti akan di tegur.  ( pengalaman pribadi :p )
    • Tidak bersuara, atau pelankan suara saat di bus/ subway / train, jangan lupa untuk mensetting telepon genggam dalam posisi silent/diam. kamu akan menyadari bahwa semua penumpang menghindari percakapan telepon dan menjaga agar telepon mereka tidak bersuara.
    • di dalam angkutan umum ada kursi kursi khusus “Priority seat” jika kamu duduk di situ dan ada orang yang seharus nya mendapat priority jangan segan segan untuk berdiri dan menawarkan tempat kamu, be polite
    • Saat di Kansai Arena(Contoh Kyoto, Osaka)  Berdiri di sisi kanan saat berhenti di eskalator,  karena sisi kiri untuk orang yang berjalan terus, tetapi akan terbalik jika berada di Kanto Area ( Contoh: Tokyo ) sisi kanan untuk jalan terus dan kiri untuk berhenti saat menggunakan eskalator.
    • Jangan Berjalan dan makan saat bersamaan, berhenti / duduk dan selesaikan makan / minum kamu
    • Jangan membawa makan dan minum sendiri saat ke restoran. ( tidak sopan )
    • Budayakan ANTRI, di mana saja, dan kapan saja, cobalah bersabar untuk menunggu giliran.
    • Jika naik taxi, pintu taxi akan otomatis tebuka dan tertutup, jaga jarak kamu dengan pintu taksi jika belum terbuka.
    • No Tipping, di jepang tidak ada budaya tipping, cukup dengan katakan Thank You / Arigatou Gozaimazu / Okini ( dialek lokal jika di Kyoto )
    • di beberapa tempat dilang untuk memfoto / atau menggunakan Tripod. selalu cek hal hal yang di larang jika masuk ke Kuil.
    • Jika mau foto Maiko, harap sopan karena mereka memakai kimono sebagai bagian dari pekerjaan nya, jadi jangan menyetop atau menghalangi maiko, karena kadang dia buru buru untuk pekerjaan nya.
    • Waktu Jepang GMT +9
    • Jangan lupa juga untuk selalu mengecek prakiraan cuaca hari itu dan besok ketika travelling ke Jepang, saya bisa katakan tingkat akurasi nya 95%, pernah saya abaikan, hasil nya kehujanan sepanjang hari dan ga siap payung sebelum hujan.
    • colokan jepang “flat two pins” , Votase 100V~110V, jangan bawa peralatan yang hanya bisa di 220V~240V bisa tebakar, peralatan yang support biasa nya tertulis 100V~240V
    • saat melihat label Harga Β₯ dan 円 arti nya sama mata uang jepang Yen
    • Menggunakan Toilet di JepangToiletJapan
    • Cara dan tips Menggunakan JR PASS dan naik Shinkansen
    • Cara dan tips Menggunakan ICOCA secara umum untuk Belanja, naik bus dan subway, serta menggunakan “Kyoto Bus One Day Pass” di Kyoto

Beberapa Sudut Kota di Jepang yang saya abadikan dalam kamera.

Ginkakuji-1-2 (Large).jpg
Bunga Sakura mekar di Kyoto, April 2017
Kiyomizudera-1-6 (Large).jpg
Taman di Kiyomizudera, Musim Semi 2017
kawaguchiko-1-2 (Large)
Sunset di Lake Kawaguchiko
Hiroshima-1 (Large)
Sudut kota Hiroshima
kawaguchiko-1 (Large).jpg
Fuji-Q Highland dengan latar belakang gunung Fuji
akihabara-1 (Large)
Suasana di Akihabara – Electric Town
Ginza-1 (Large)
Suasana di Ginza saat car free day.
Tateyama-1 (Large)
Transpotasi Bus di Tateyama – Alphine Route
Hiroshima-1-2 (Large).jpg
Shinkansen a.k.a Bullet Train, kereta cepat di Jepang
ekiben-1 (Large)
Saat mengejar jam keberangkatan pertama Shinkansen, Ekiben ( Bento Stasiun ) akan menjadi pilihan untuk di buat sarapan di dalam Shinkansen.

NB: Link Detail per kota akan Di update setiap hari sampai komplit πŸ™‚

Ditulis oleh

Ngeblog untuk ninggalin jejak ...

19 respons untuk β€˜Menyusun itinerary dan Tips Jalan-Jalan ala backpacker ke negeri Sakura ( Jepang )’

    1. Saya beli Jr Pass nya dari tokopedia, sempat was was juga cuma saya lihat histori nya aman. Saya putuskan beli, soal nya lumayan selisih nya πŸ˜€.

      Suka

    1. Ok nanti saya akan coba rinci kan, Saya coba hitung kasar, di luar tiket pesawat dan oleh oleh, kurang lebih 130.000 yen, beban terbesar di penginapan mencapai 55.000yen kalo misal nya menginap di dormitory mungkin bisa save banyak.

      Suka

  1. I have checked your website and i’ve found some duplicate content, that’s why
    you don’t rank high in google, but there is
    a tool that can help you to create 100% unique content, search for; Best article rewritwer Ercannou’s essential tools

    Suka

  2. Hallo.. mau nanya yaa.. berarti ini dapet momen saat sakura di tokyo,fuji-kawaguchiko,kyoto,dan osaka bersamaaan jg dg dibukanya Alpine Route?? Berati pertengahan april yaa?? Apakah sakuranya masih bnyak dan worthit buat qta kejar biar jg dpt snow wall murodo?? Arigatou gozaimasu^^

    Suka

    1. Waktu saya datang lokasi Sakura nya beda beda. Kayak nya bisa di cek di web yang menyediakan waktu Sakura mekar. Contoh waktu saya pergi itu di Kyoto Sakura sudah sedikit tapi di lake Kawaguchi ko Sakura nya lagi pas mekar. Ini murni dari alam yang tidak bisa tapat 100% 😊

      Suka

      1. Okay..makaasii bnyak.. bs drekomen apakah pake jr pass tertentu waktu itu?misal JR PASS all area/JR TOKYO WIDE PASS/TOHOKU PASS atau bahkan dgabung dg pass harian yg lain? Arigatou Gozaimasu^^

        Suka

      2. Untuk JR pass nya tergantung kota yang di tuju ya. Di Itinerary saya, saya dari Osaka ke Kyoto ke Hiroshima, Tokyo ke toyama dan balik lagi ke Tokyo, cuma bisa menggunakan Jr Pass whole Japan Oridinary car. Saya gabung dengan suica di Tokyo, icoca di daerah Kansai, dan Kyoto bus di Kyoto. Semoga membantu, have a nice holiday

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.